LIMBAH CAIR
DOSEN: AGUS BUDIHADI
OLEH:
Putra Adianto
26417887
2IC05
Fakultas Teknologi Industri
Universitas Gundarma
2018
Latar Belakang
Kebutuhan air minum bagi
mahluk hidup sangatlah penting, terutama untuk manusia karena menyangkut
masalah nutrisi bagi metabolisme tubuh. Pemenuhan kebutuhan akan air tidak
hanya masalah kuantitas, tetapi juga masalah kualitas. Jadi bila kuantitas
terpenuhi namun kualitas tidak maka akan menimbulkan masalah bagi kesehatan,
demikian juga sebaliknya secara kualitas memenuhi, namun secara kuantitas tidak,
juga akan menimbulkan masalah bagi kesehatan.
Pengertian
Limbah Cair
Limbah
adalah buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik industri maupun
domestik (rumah tangga). Yaitu suatu sisa atau barang bekas yang dianggap
tidak bernilai dan sudah tidak lagi dipergunakan lagi.
Limbah Padat
Limbah adalah buangan yang dihasilkan
dari suatu proses produksi baik industri maupun domestik (rumah tangga).
Yaitu suatu sisa atau barang bekas yang dianggap tidak bernilai dan sudah
tidak lagi dipergunakan lagi.
1.
Sampah domestic (domestic sewage), yaitu sampah yang
berasal dari pemukiman masyarakat.
2.
Sampah komersial (commercial waste),yaitu sampah yang
berasal dari ativitas perdagangan atau jasa komersial.
3.
Sampah industry (industrial waste) yaitu sampah
yang berasal dari buangan hasil proses industry. Komposisi , jenis, dan
jumlahnya tergantung dari jenis industry.
Limbah Cair
limbah cair adalah sisa dari suatu hasil
usaha atau kegiatan yang berwujud cair. Jenis-jenis limbah cair dapat di
golongkan berdasarkan sifatnya, yaitu fisika dan sifat agreget, parameter
logam, anorganik non metalik, organic agregat, dan mikroorganisme.
1.
Limbah cair domestik (domestic wastewater) yaitu limbah
cair hasil kegiatan rumah tangga, pasar, perkantoran, dan kegiatan usaha
lainnya. Misalnya air deterjen sisa cucian , air sabun dan air tinja.
2.
Limbah cair industry (industrial wasewafer) yaitu limbah
cair hasil kegiatan produksi suatu industry. Misalnya air sisa cucian daging,
buah sayur dari industry pengolahan makanan dan sisa dari pewarna kain/bahan
dari industry tekstil.
Dampak Limbah Cair
Karena limbah dibuang ke lingkungan,
maka masalah yang ditimbulkannya merata dan menyebar di lingkungan yang luas.
Limbah gas terbawa angin dari satu tempat ke tempat lainnya. Limbah cair atau
padat yang dibuang ke sungai, dihanyutkan dari hulu sampai jauh ke hilir,
melampaui batas-batas wilayah akhirnya bermuara dilaut atau danau, seolah-olah
laut atau danau menjadi tong sampah. Limbah bermasalah antara lain berasal dari
kegiatan pemukiman, industri, pertanian, pertambangan dan rekreasi. Limbah
pemukiman selain berupa limbah padat yaitu sampah
rumah tangga, juga berupa tinja dan limbah cair yang semuanya dapat mencemari
lingkungan perairan. Air yang tercemar akan menjadi sumber penyakit menular.
1.
Dampak
Limbah Cair Bagi Lingkungan
a. Pencemaran darat yang dapat ditimbulkan oleh sampah
misalnya ditinjau dari segi kesehatan sebagai tempat bersarang dan menyebarnya
bibit penyakit, sedangkan ditinjau dari segi keindahan, tentu saja menurunnya
estetika (tidak sedap dipandang mata).
b. Di lingkungan, manusia dapat menghirup udara yang
tercemar, minum air yang tercemar, makan makanan yang terkontaminasi dan dapat
pula kemasukan Limbah melalui kulit. Pada umumnya titik pemajanan B3 kedalam
tubuh manusia melalui pernafasan, oral (mulut) dan kulit.
Upaya Mengatasi Pencemaran Limbah Cair
1. Penyaringan
Limbah
cair bisa di saring / difiltrsi unt memisahkan partikel tersusensi dari air.
2. Flotasi
Flotasi
merupakan proses penanganan limbah dengan cara membuang dan memisahkan
partikel yang mengapung diatas permukaan air.
3. Penyerapan
Proses
absorbsi ini dilakukan dengan menggunakan karbon sehngga partikel yang tidak
dibutuhkn bisa terserap dan terpisah dari air.
Manfaat Limbah Cair
1.
Metode
daur ulang pengolahan
limbah cair, yang mengisi kembali cekungan air tanah. Kita telah
diajarkan pentingnya daur ulang di daerah lain kehidupan kita, adalah sebagai
efektif dan penting dalam aspek ini.
2.
Metode daur ulang pengolahan limbah cair, yang mengisi
kembali cekungan air tanah. Kita telah diajarkan pentingnya daur ulang di
daerah lain kehidupan kita, adalah sebagai efektif dan penting dalam aspek ini.
Kesimpulan
Limba
cair merupakan salah satu jenis sampah di
klasifikasikan limba cair antara lain: Human excreta (
fases dan urine ) ,Sewage (air limbah), Industrial
waste ( bahan buangan dari sisa proses idustri ). Ekskreta manusia
(human excreta yang terdiri atas feses dan urine) merupakan hasil akhir dari
proses yang berlangsung dalam tubuh manusia yang menyebabkan pemisahan dan
pebuangan zat-zat yang tidak dibutuhkan oleh tubuh. Zat – zat yang tidak
dibutuhkan tersebut berbentuk tinja dan air seni (urine). Komposisi
tinja terdiri atas : zat padat, zat cair , zat anorganik dan
Kuantitas tinja di pengaruhi oleh beberapa faktor : keadaan setempat, faktor
fisiologi, kebudayaan, kepercayaan. pembuangan kotoran manusia secara umum
dibedakan menjadi unsewered area , Sewere area , Water carriage
system. Adapun menurut
Azwar (1989), air limbah adalah air yang tidak bersih dan mengandung berbagai
zat yang membahayakan kehidupan manusia atau hewan serta tumbuhan, merupakan
kegiatan manusia seperti, limbah industri dan limbah rumah tangga. Sumber –
sumber air limbah antara lain di rumah tangga dan perkotaan.Sistem pengelolaan air limbah yang diterapkan
harus memenuhi persyaratan : Tidak mengakibatkan kontaminasi terhadap sumber
–sumber air minum, Tidak mengakibatkan pencemaran air permukaanTidak
menimbulkan pencemaran pada flora dan fauna yang hidup di air di dalam
penggunaanya sehari-hari, Tidak dihinggapo oleh vektor atau serangga yang
menyebabkan penyakit, Tidak terbuka dan harus tertutup, Tidak menimbulkan bau
atau aroma tidak sedap. Air limbah rumah tangga (sullage) adalah air limbah
yang tidak mengandung ekskreta manusia dan dapat berasal dari buangan kamar
mandi, dapur, air cuci, pakaian, dan lain – lain yang mengandung mikroorganisme
patogen. Lima cara pembuangan air limbah air rumah tangga yaitu : Pembungan
umum , melalui tempat penampungan air limbah yang terletak dihalaman, digunakan
untuk menyiram tanaman dikebun, dibuang kelapangan peresapan, dialirkan
kesaluran terbuka, dialirkan kesaluran tertutup atau selokan. Limbah industry (
industrial waste ) yang berbentuk cair dapat berasal dari pabrik yang biasanya
banyak menggunakan air pada proses produksinya, limbah cair juga dapat berasal
dari bahan baku yang mengandung air sehingga didalam proses pengolahanny, air
harus dibuang. Pengeloaan limbah cair industri di bagi menjadi dua, pengoloaan
menurut tingkat perlakuan dan pengolahan menurut karakteristiknya. Dan cada
beberapa metod untuk menguji kualitas air diantaranya : Oksigen, derajat
keasaman, keasaman, suhu, dan warna air.
