Sabtu, 29 September 2018

Limbah Cair


LIMBAH CAIR
DOSEN: AGUS BUDIHADI




OLEH:
Putra Adianto
26417887
2IC05




Fakultas Teknologi Industri
Universitas Gundarma
2018



Latar Belakang

Kebutuhan air minum bagi mahluk hidup sangatlah penting, terutama untuk manusia karena menyangkut masalah nutrisi bagi metabolisme tubuh. Pemenuhan kebutuhan akan air tidak hanya masalah kuantitas, tetapi juga masalah kualitas. Jadi bila kuantitas terpenuhi namun kualitas tidak maka akan menimbulkan masalah bagi kesehatan, demikian juga sebaliknya secara kualitas memenuhi, namun secara kuantitas tidak, juga akan menimbulkan masalah bagi kesehatan.

Pengertian Limbah Cair

            Limbah adalah buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik industri maupun domestik (rumah tangga). Yaitu suatu sisa atau barang bekas yang dianggap tidak bernilai dan sudah tidak lagi dipergunakan lagi.
Limbah Padat
Limbah adalah buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik industri maupun domestik (rumah tangga). Yaitu suatu sisa atau barang bekas yang dianggap tidak bernilai dan sudah tidak lagi dipergunakan lagi.
1.     Sampah domestic (domestic sewage), yaitu sampah yang berasal dari pemukiman masyarakat.
2.     Sampah komersial (commercial waste),yaitu sampah yang berasal dari ativitas perdagangan atau jasa komersial.
3.     Sampah industry (industrial waste) yaitu sampah yang berasal dari buangan hasil proses industry. Komposisi , jenis, dan jumlahnya tergantung dari jenis industry.
Limbah Cair
            limbah cair adalah sisa dari suatu hasil usaha atau kegiatan yang berwujud cair. Jenis-jenis limbah cair dapat di golongkan berdasarkan sifatnya, yaitu fisika dan sifat agreget, parameter logam, anorganik non metalik, organic agregat, dan mikroorganisme.
1.      Limbah cair domestik (domestic wastewater) yaitu limbah cair hasil kegiatan rumah tangga, pasar, perkantoran, dan kegiatan usaha lainnya. Misalnya air deterjen sisa cucian , air sabun dan air tinja.
2.      Limbah cair industry (industrial wasewafer) yaitu limbah cair hasil kegiatan produksi suatu industry. Misalnya air sisa cucian daging, buah sayur dari industry pengolahan makanan dan sisa dari pewarna kain/bahan dari industry tekstil.
Dampak Limbah Cair
Karena limbah dibuang ke lingkungan, maka masalah yang ditimbulkannya merata dan menyebar di lingkungan yang luas. Limbah gas terbawa angin dari satu tempat ke tempat lainnya. Limbah cair atau padat yang dibuang ke sungai, dihanyutkan dari hulu sampai jauh ke hilir, melampaui batas-batas wilayah akhirnya bermuara dilaut atau danau, seolah-olah laut atau danau menjadi tong sampah. Limbah bermasalah antara lain berasal dari kegiatan pemukiman, industri, pertanian, pertambangan dan rekreasi. Limbah pemukiman selain berupa limbah padat yaitu sampah rumah tangga, juga berupa tinja dan limbah cair yang semuanya dapat mencemari lingkungan perairan. Air yang tercemar akan menjadi sumber penyakit menular.
1.      Dampak Limbah Cair Bagi Lingkungan
a.       Pencemaran darat yang dapat ditimbulkan oleh sampah misalnya ditinjau dari segi kesehatan sebagai tempat bersarang dan menyebarnya bibit penyakit, sedangkan ditinjau dari segi keindahan, tentu saja menurunnya estetika (tidak sedap dipandang mata).
b.      Di lingkungan, manusia dapat menghirup udara yang tercemar, minum air yang tercemar, makan makanan yang terkontaminasi dan dapat pula kemasukan Limbah melalui kulit. Pada umumnya titik pemajanan B3 kedalam tubuh manusia melalui pernafasan, oral (mulut) dan kulit.
Upaya Mengatasi Pencemaran  Limbah Cair
1. Penyaringan
     Limbah cair bisa di saring / difiltrsi unt memisahkan partikel tersusensi dari air.
2. Flotasi
     Flotasi merupakan proses penanganan limbah dengan cara  membuang dan memisahkan partikel yang mengapung diatas permukaan air.
3. Penyerapan
     Proses absorbsi ini dilakukan dengan menggunakan karbon sehngga partikel yang tidak dibutuhkn bisa terserap dan terpisah dari air.
Manfaat Limbah Cair
1.      Metode daur ulang pengolahan limbah cair, yang mengisi kembali cekungan air tanah. Kita telah diajarkan pentingnya daur ulang di daerah lain kehidupan kita, adalah sebagai efektif dan penting dalam aspek ini.
2.      Metode daur ulang pengolahan limbah cair, yang mengisi kembali cekungan air tanah. Kita telah diajarkan pentingnya daur ulang di daerah lain kehidupan kita, adalah sebagai efektif dan penting dalam aspek ini.

Kesimpulan
Limba cair merupakan  salah satu jenis sampah  di klasifikasikan  limba cair antara lain: Human excreta ( fases dan urine ) ,Sewage (air limbah), Industrial waste ( bahan buangan dari sisa proses idustri ). Ekskreta manusia (human excreta yang terdiri atas feses dan urine) merupakan hasil akhir dari proses yang berlangsung dalam tubuh manusia yang menyebabkan pemisahan dan pebuangan zat-zat yang tidak dibutuhkan oleh tubuh. Zat – zat yang tidak dibutuhkan tersebut berbentuk tinja dan air seni (urine). Komposisi tinja  terdiri atas : zat padat, zat cair , zat anorganik  dan Kuantitas tinja di pengaruhi oleh beberapa faktor : keadaan setempat, faktor fisiologi, kebudayaan, kepercayaan. pembuangan kotoran manusia secara umum dibedakan  menjadi unsewered area , Sewere area , Water carriage system. Adapun menurut Azwar (1989), air limbah adalah air yang tidak bersih dan mengandung berbagai zat yang membahayakan kehidupan manusia atau hewan serta tumbuhan, merupakan kegiatan manusia seperti, limbah industri dan limbah rumah tangga. Sumber – sumber air limbah antara lain di rumah tangga dan perkotaan.Sistem pengelolaan air limbah yang diterapkan harus memenuhi persyaratan : Tidak mengakibatkan kontaminasi terhadap sumber –sumber air minum, Tidak mengakibatkan pencemaran air permukaanTidak menimbulkan pencemaran pada flora dan fauna yang hidup di air di dalam penggunaanya sehari-hari, Tidak dihinggapo oleh vektor atau serangga yang menyebabkan penyakit, Tidak terbuka dan harus tertutup, Tidak menimbulkan bau atau aroma tidak sedap. Air limbah rumah tangga (sullage) adalah air limbah yang tidak mengandung ekskreta manusia dan dapat berasal dari buangan kamar mandi, dapur, air cuci, pakaian, dan lain – lain yang mengandung mikroorganisme patogen. Lima cara pembuangan air limbah air rumah tangga yaitu : Pembungan umum , melalui tempat penampungan air limbah yang terletak dihalaman, digunakan untuk menyiram tanaman dikebun, dibuang kelapangan peresapan, dialirkan kesaluran terbuka, dialirkan kesaluran tertutup atau selokan. Limbah industry ( industrial waste ) yang berbentuk cair dapat berasal dari pabrik yang biasanya banyak menggunakan air pada proses produksinya, limbah cair juga dapat berasal dari bahan baku yang mengandung air sehingga didalam proses pengolahanny, air harus dibuang. Pengeloaan limbah cair industri di bagi menjadi dua, pengoloaan menurut tingkat perlakuan dan pengolahan menurut karakteristiknya. Dan cada beberapa metod untuk menguji kualitas air diantaranya : Oksigen, derajat keasaman, keasaman, suhu, dan warna air.
    

Tidak ada komentar:

Posting Komentar